Keanekaragaman hayati disebut juga “Biodiversitas”. Keanekaragaman atau keberagaman dari makhluk hidup dapat terjadi karena akibat adanya perbedaan warna, ukuran, bentuk, jumlah, tekstur, penampilan dan sifat-sifat lainnya.Sedangkan keanekaragaman dari makhluk hidup dapat terlihat dengan adanya persamaan ciri antara makhluk hidup. Coba amati lingkungan di sekitar kita! Anda akan menjumpai bermacam-macam tumbuhan dan hewan.
Secara garis besar keanekaragaman hayati dapat dibagi menjadi tiga tingkat, yaitu keanekaragaman gen, keanekaragaman spesies dan keanekaragaman ekosistem.
1. KEANEKARAGAMAN HAYATI TINGKAT GEN
Keanekaragaman gen menyebabkan variasi antraindividu sejenis. Keanekaragaman hayati tidak saja terjadi antar jenis, tetapi dalam satu jenis pun terdapat keanekaragaman. Adanya perbedaan warna, bentuk, dan ukuran dalam satu jenis disebut variasi.
Apa yang dimaksud dengan keanekaragaman hayati tingkat gen? Untuk menemukan jawaban ini, cobalah amati tanaman bunga mawar. Tanaman ini memiliki bunga yang berwarna-warni, dapat berwarna merah, putih atau kuning. Atau pada tanaman mangga, keanekaragaman dapat Anda temukan antara lain pada bentuk buahnya, rasa, dan warnanya.
Keanekaragaman gen pada tingkat gen disebabkan oleh variasi gen. Perbedaan gen menyebabkan sifat yang tidak tampak (genotype) dan sifat yang tampak (fenotipe) pada setiap makhluk hidup menjadi berbeda.